Green Science and Technology
· Tujuan utama ilmu pengetahuan dan teknologi berkelanjutan adalah Graedel dan Allenby di
bbagi menjadi 4 yaitu :
1. Pemeliharaan Spesies Manusia
2. Pembangunan berkelanjutan
3. Pemeliharaan keanekaragaman hayati
4. Kekayaan Esthetich
1. Ancaman spesies manusia
· Perubahan Iklim karena Pemanasan Global yang membuat bumi tidak sesuai untuk
tempat tinggal manusia lalu mengurangi Suplemen Makanan dan Mendorong
Lingkungan Membawa Kapasitas.
· Radionuclear Contamination karena perang terhadap tubuh manusia.
· Penipisan air, tanah dan mineral.
· Efek langsung terhadap DNA manusia dari zat beracun.
· Epidemi baru mulai muncul, pada tahun 2006 "Flu Burung" dan 2015 "Zica Virus".
2. Ancaman keanekaragaman hayati
· Pembunuhan yang tidak terkendali.
· Kerusakan dan fragmentasi habitat.
· Penggunaan yang Berlebihan Jenis Tumbuhan dan Hewan pada Suatu Habitat.
3. Kekayaan kekayaan indonesia
·
Tambang
emas kualitas terbaik
·
Tambang
batu bara
·
Cadangan
gas alam
·
Hutan
hujan tropis yang terbentang luas
·
Kekayaan
bawah laut yang melimpah ruah
·
Kesuburan
tanah
·
Hasil
tanaman
·
Fauna
langka
·
Definisi ilmu hijau
Ilmu hijau adalah ilmu yang sangat
berorientasi pada pemeliharaan lingkungan kualitas, pengurangan bahaya, minimisasi konsumsi tak
terbarukan sumber daya, dan keberlanjutan secara
keseluruhan.
· Kualitas lingkungan
Secara sederhana kualitas lingkungan hidup diartikan sebagai keadaan lingkungan yang
dapat memberikan daya dukung yang optimal bagi kelangsungan hidup manusia di
suatu wilayah. Kualitas lingkungan itu dicirikan antara lain dari suasana yang membuat
orang betah/kerasan tinggal ditempatnya sendiri.
· Teknologi
Teknologi mengacu pada cara-cara manusia melakukan dan membuat sesuatu
dengan bahan dan energi yang diarahkan ke tujuan praktis. Di era modern, teknologi
adalah produk teknik yang didasarkan pada prinsip ilmiah.
Teknologi dapat menimbulkan masalah yang tak terduga. Menurut hukum konsekuensi
yang tidak diinginkan, sementara teknologi baru seringkali dapat menghasilkan
keuntungan yang diperkirakan, hal itu juga dapat menyebabkan masalah tak terduga yang
substansial. Pada tahun 1900 revolusi industri, Jutaan kematian akibat kecelakaan mobil
di udara berpolusi sehat di daerah perkotaan, urban sprawl, dan penipisan sumber minyak
bumi yang terjadi pada abad berikutnya.
Efek pendidikan yang luar biasa dari komputer pribadi divisualisasikan saat
perangkat-perangkat seperti dulu muncul di pasaran.
· Analisis Siklus Hidup
mempertimbangkan proses dan desain produk dalam pengelolaan bahan dari sumbernya
melalui manufaktur, distribusi, penggunaan kembali, nasib akhir.
· Prinsip ilmu hijau dan teknologi hijau
1. Dengan aktivitas mereka saat ini, manusia akan menghabiskan sumber daya Bumi dan
Kerusakan lingkungan Bumi sampai pada kondisi dimana keberadaan manusia di
planet ini akan terganggu secara serius atau bahkan menjadi tidak mungkin.
Di masa lalu, peradaban telah menurun dan seluruh populasi memiliki mati karena
mereka telah merendahkan sistem lingkungan utama.
2. Menjelaskan beban, dan degradasi sistem pendukung Bumi; Kedua faktor tersebut
harus diatasi
3. Bahkan dengan risiko bencana global, teknologi akan digunakan untuk memenuhi
kebutuhan manusia. Oleh karena itu, teknologi harus dirancang dengan tujuan nol
dampak lingkungan dan keberlanjutan maksimum
4. Dalam pengakuan akan realitas Prinsip 3, penting untuk mengenali anthrosfer sebagai
salah satu lingkungan dasar lingkungan.
5. Kunci keberlanjutan adalah pengembangan sumber energi berlimpah yang digunakan
secara efisien yang memiliki sedikit atau tidak ada dampak lingkungan, sumber seperti
itu akan memerlukan keputusan dan kompromi yang sulit.
6. Iklim yang kondusif bagi kehidupan di Bumi harus dijaga.
7. Kapasitas bumi untuk produktivitas biologis dan pangan harus dijaga dan ditingkatkan,
ini akan memerlukan pertimbangan interaksi semua lingkungan lingkungan yang kelima.
8. Permintaan bahan harus dikurangi secara drastis dan bahan harus berasal dari sumber
yang berkelanjutan, dapat didaur ulang, dan bagi mereka yang masuk ke lingkungan
semula, dapat terdegradasi.
9. Produksi dan penggunaan zat beracun, berbahaya, dan persisten harus diminimalkan
dan zat semacam itu tidak boleh dibuang ke lingkungan.
10. Kesejahteraan manusia harus diukur dari segi kualitas hidup, bukan hanya perolehan
harta benda. Ekonomi, sistem pemerintahan, kepercayaan, dan gaya hidup pribadi
harus mempertimbangkan lingkungan dan keberlanjutan.
11. Resiko tidak mengambil risiko harus diakui.
12. Singkatnya, tujuannya adalah untuk mencapai keberlanjutan, sebuah konsep di mana
siswa dan masyarakat harus dididik. Meskipun keberlanjutan akan memerlukan
perubahan besar dalam sistem masyarakat, ilmuwan, insinyur, dan, akhirnya, warga
yang tercerahkan harus memimpin; Tidak ada waktu bagi para politisi dan
nonscientists untuk mengambil keputusan.
Nama : Fakhri Almi
Kelas : TI-41-12
Dosen : Bp.Abdul Malik Firdaus
Referensi : http://murid.info/keanekaragaman-hayati-biodiversitas/
https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/kekayaan-alam-indonesia
Komentar
Posting Komentar